Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2013

Setiap Tempat Punya Cerita - Madrid 3

Luna* Suasana Madrid pukul 3 pagi yang lumayan lengang serta-merta membuatku betah duduk di balkon kamar. Meskipun angin musim panas setiap malam telah bertransformasi menjadi angin dingin. Gemerlap lampu kota dari kejauhan memanjakan mataku, jalanan terasa sepi, meskipun tak terlalu lengang. Madrid termasuk negara dengan tingkat kehidupan malam yang tinggi, bisa dilihat dari beberapa cafe dan kedai yang baru buka saat mendekati tengah malam. Aku pernah iseng-iseng menyusuri kawasa Chueca dan Malasana bersama Alandra, namun, aku tak menemukan tempat-tempat prostitusi seperti yang dapat dengan mudah kutemukan di Netherland, saat aku berkunjung ke rumah Rio-Kakakku, melainkan suguhkan musik-musik era 50-60’an yang akan dinikmati oleh semua generasi di kota ini. Kudekapkan selimut menutupi badanku yang berbaring diatas kursi malas, memutuskan untuk tidur dibawah langit Madrid dan angin malam musim panasnya. Hingga paginya aku terlambat bangun, dan terlambat menyadari bahwa aku me...

Bukan Menyerah, Hanya Mencari Bahagiaku

Bagaimana jika pada akhirnya aku berhenti mengharapkanmu? Berhenti menyebut namamu di setiap rapalan doaku. Berhenti tersenyum saat mengingatmu. Berhenti mengagumimu. Bagaimana jika pada akhirnya aku berpindah kehati yang lain? Mengemas segala barang-barang usang yang kau tinggalkan di ruangan hatiku. Membuang segala ingatan yang mereka bilang berlebihan tentangmu. Mencoba mengosongkan ruangan hatiku untuk siapapun nantinya. Apakah kau tau mengapa aku melakukannya? Apakah kau tau mengapa aku ingin mengosongkannya darimu? Karena semua orang ingin bahagia. Dan aku pun menginginkannya.