Bahagia Itu Sederhana
Bahagia Itu Sederhana. Pernah dengar kata ini? ya, setiap orang berhak untuk bahagia, bagaimanapun caranya. Walaupun itu sederhana.
Definisi bahagia sendiri adalah keadaan dimana seseorang atau individu merasakan emosi yang baik dalam dirinya. *FYI, kata pak dosen psikologi semester tiga kemaren, emosi itu nggak hanya jelek, yg iidentikkan dengan marah-marah, tapi segala gejala perasaan dalam diri seseorang itu juga disebut emosi*
Rasa bahagia di setiap individu itu selalu berbeda penyebabnya. hal kecil yang dilakukan untuknya atau orang terdekatnya bisa memancing rasa bahagia individu tersebut. Sebuah penyebab bahagia dalam diri seseorang bisa diibaratkan seperti saat membeli pakaian atau barang lainnya. Sebagian orang menyukai pakaian yang dicobanya, lalu membelinya. Sebagian lagi tak sesuai selera dan mencari pakaian yang lain.
Jadi, kita nggak bisa secara ‘terpaksa’ memakai baju yang kita sendiri nggak suka dan nggak nyaman kita pakai. Dan kalaupun terpaksa memakai dan membelinya, hal itupun nggak akan berlangsung lama, paling seminggu kemudian pakaian itu nggak pernah kita pegang atau kenakan. Begitu pula dengan penyebab kebahagiaan seseorang. Kita nggak bisa memaksa seseorang untuk berbahagia dengan suatu hal yang membuat kita bahagia. Simplenya, kita nggak bisa ‘memaksa’ orang untuk memakai barang yang mereka nggak suka kan?
Banyak hal disekitar kita yang bisa menciptakan energi dan emosi yang positif. Namun sering kali, kita sendiri tak menyadari semangat dan energi positif yang muncul, hingga kita mengabaikannya.
Entah itu energi positif dari lingkungan kita, keluarga, teman, sahabat, bahkan dari orang tersayang. Dan terkadang, energi positif itu nggak bisa datang dua kali. Jadi, tergantung kita, mau memanfaatkannya atau mengabaikan kedatangannya. Dan faktanya, sebagian orang memilih untuk mengabaikannya. *curhat*
Perasaan bahagia juga bisa datang semau dia, dan pergi juga tanpa tedeng aling-aling, tanpa pamitan, tanpa salam, dan tanpa perpisahan. Detik ini seseorang akan merasa bahagia, dengan senyuman yang terus mengembang dibibir. Beberapa jam kemudian, rasa bahagia itu lenyap tak berbekas ketika hal yang tidak kita sukai dan tidak kita duga tiba-tiba ada di depan mata kita.
Kuncinya, kita nggak boleh terus-terusan menganggap suatu keadaan atau situasi yang tidak kita sukai untuk menjadi penyebab badmood kita, sehingga kita nggak akan merasa sedih atau badmood terus-terusan. Bukankah memaafkan itu dapat pahala? :)
Ini survey kecil-kecilan yang barusan aku Broadcast ke temen-temen :
Apasih devinisi bahagia bagi kamu? #Surveynih :D
* Bahagia itu saat kita merasa tidak ada beban dan masalah, dan saat kita berguna bagi yang lain. ( Eka )
* Bahagia itu duite uakihh ( Mas Dendra ) -_-
* Bahagia itu kamu #eaaa ( Evi ) -__-
* Bahagia itu dimana kita bisa memenuhi atau membalas kebaikan orang tua. ( Mas Idos ) Yey!
* Bahagia itu nikmat Allah, hehehe.. ( Nur Laily ) O:)
* Bahagia itu bisa berbagi dengan yang lain ( Mbak Rosita )
* Bahagia itu simple! ( Mutia )
* Bahagia itu bisa belanjaaaaa.. :D tapi duite ga entek-entek.. terus duite sopo yaaa? ( Mbak Mitha ) -______-
* Bahagia itu ketika tanpa terbebani setitikpun masalah. Dan untuk cinta, bahagia itu lebih simple lagi. Bahagia itu ketika melihat orang yang kita sayangi tertawa lepas. ( Deni )
* Bahagia itu buatku simple didapetin, tapi mungkin bahagia itu udah ngelakuin suatu tujuan dengan usaha semaksimal kita dan membuat senang dunia. Membuat lingkungan respect sama kita dan bikin kita juga bisa beri pengaruh positif bagi lingkungan. ( Hilman )
* Bahagia itu saat ada orang yang mau menerima kekurangan kita tanpa mencela, dan bilang enggak apa-apa. ( Mbak Tika ) :’)
* Bahagia adalah kepuasan diri karena telah mencapai sesuatu yang diinginkan atau diharapkan dari hal yang sangat sepele ke hal yang sangat penting. ( Kak Fian )
* Bahagia itu saat kita merasa nyaman dan senang saat melakukan sesuatu. ( Nanin )
* Bahagia itu tentram dihati ( Mas Brian )
* Bahagia itu tertawa lepas tanpa beban. ( Nok Bella )
And see? Bahagia menurut orang lain aja berbeda definisinya, apalagi dengan penyebabnya. Tentunya kita mempunyai sebuah atau seorang yang selalu kita sebut moodbooster. Seorang yang membuat kita semangat menjalani aktivitas seharian.
Jadi apapun, dan siapapun yang membahagiakan kalian, simpanlah. Karena itu akan menjadi sebab sebuah senyuman terukir manis di wajah kalian ketika kalian mengingatnya.
Fiuh, akhirnya postingan ini mau selesai. Hehe.. *gimana sih bikin closing yagn baik? -_- * okedeh. Thanks aja udah mau meluangkan waktu buat baca-baca Bahagia itu sederhana ini. Dan dibalik semua definisi yang ada. Tetep kok, bagiku, Bahagia Itu Sederhana.
See you next time!
Definisi bahagia sendiri adalah keadaan dimana seseorang atau individu merasakan emosi yang baik dalam dirinya. *FYI, kata pak dosen psikologi semester tiga kemaren, emosi itu nggak hanya jelek, yg iidentikkan dengan marah-marah, tapi segala gejala perasaan dalam diri seseorang itu juga disebut emosi*
Rasa bahagia di setiap individu itu selalu berbeda penyebabnya. hal kecil yang dilakukan untuknya atau orang terdekatnya bisa memancing rasa bahagia individu tersebut. Sebuah penyebab bahagia dalam diri seseorang bisa diibaratkan seperti saat membeli pakaian atau barang lainnya. Sebagian orang menyukai pakaian yang dicobanya, lalu membelinya. Sebagian lagi tak sesuai selera dan mencari pakaian yang lain.
Jadi, kita nggak bisa secara ‘terpaksa’ memakai baju yang kita sendiri nggak suka dan nggak nyaman kita pakai. Dan kalaupun terpaksa memakai dan membelinya, hal itupun nggak akan berlangsung lama, paling seminggu kemudian pakaian itu nggak pernah kita pegang atau kenakan. Begitu pula dengan penyebab kebahagiaan seseorang. Kita nggak bisa memaksa seseorang untuk berbahagia dengan suatu hal yang membuat kita bahagia. Simplenya, kita nggak bisa ‘memaksa’ orang untuk memakai barang yang mereka nggak suka kan?
Banyak hal disekitar kita yang bisa menciptakan energi dan emosi yang positif. Namun sering kali, kita sendiri tak menyadari semangat dan energi positif yang muncul, hingga kita mengabaikannya.
Entah itu energi positif dari lingkungan kita, keluarga, teman, sahabat, bahkan dari orang tersayang. Dan terkadang, energi positif itu nggak bisa datang dua kali. Jadi, tergantung kita, mau memanfaatkannya atau mengabaikan kedatangannya. Dan faktanya, sebagian orang memilih untuk mengabaikannya. *curhat*
Perasaan bahagia juga bisa datang semau dia, dan pergi juga tanpa tedeng aling-aling, tanpa pamitan, tanpa salam, dan tanpa perpisahan. Detik ini seseorang akan merasa bahagia, dengan senyuman yang terus mengembang dibibir. Beberapa jam kemudian, rasa bahagia itu lenyap tak berbekas ketika hal yang tidak kita sukai dan tidak kita duga tiba-tiba ada di depan mata kita.
Kuncinya, kita nggak boleh terus-terusan menganggap suatu keadaan atau situasi yang tidak kita sukai untuk menjadi penyebab badmood kita, sehingga kita nggak akan merasa sedih atau badmood terus-terusan. Bukankah memaafkan itu dapat pahala? :)
Ini survey kecil-kecilan yang barusan aku Broadcast ke temen-temen :
Apasih devinisi bahagia bagi kamu? #Surveynih :D
* Bahagia itu saat kita merasa tidak ada beban dan masalah, dan saat kita berguna bagi yang lain. ( Eka )
* Bahagia itu duite uakihh ( Mas Dendra ) -_-
* Bahagia itu kamu #eaaa ( Evi ) -__-
* Bahagia itu dimana kita bisa memenuhi atau membalas kebaikan orang tua. ( Mas Idos ) Yey!
* Bahagia itu nikmat Allah, hehehe.. ( Nur Laily ) O:)
* Bahagia itu bisa berbagi dengan yang lain ( Mbak Rosita )
* Bahagia itu simple! ( Mutia )
* Bahagia itu bisa belanjaaaaa.. :D tapi duite ga entek-entek.. terus duite sopo yaaa? ( Mbak Mitha ) -______-
* Bahagia itu ketika tanpa terbebani setitikpun masalah. Dan untuk cinta, bahagia itu lebih simple lagi. Bahagia itu ketika melihat orang yang kita sayangi tertawa lepas. ( Deni )
* Bahagia itu buatku simple didapetin, tapi mungkin bahagia itu udah ngelakuin suatu tujuan dengan usaha semaksimal kita dan membuat senang dunia. Membuat lingkungan respect sama kita dan bikin kita juga bisa beri pengaruh positif bagi lingkungan. ( Hilman )
* Bahagia itu saat ada orang yang mau menerima kekurangan kita tanpa mencela, dan bilang enggak apa-apa. ( Mbak Tika ) :’)
* Bahagia adalah kepuasan diri karena telah mencapai sesuatu yang diinginkan atau diharapkan dari hal yang sangat sepele ke hal yang sangat penting. ( Kak Fian )
* Bahagia itu saat kita merasa nyaman dan senang saat melakukan sesuatu. ( Nanin )
* Bahagia itu tentram dihati ( Mas Brian )
* Bahagia itu tertawa lepas tanpa beban. ( Nok Bella )
And see? Bahagia menurut orang lain aja berbeda definisinya, apalagi dengan penyebabnya. Tentunya kita mempunyai sebuah atau seorang yang selalu kita sebut moodbooster. Seorang yang membuat kita semangat menjalani aktivitas seharian.
Jadi apapun, dan siapapun yang membahagiakan kalian, simpanlah. Karena itu akan menjadi sebab sebuah senyuman terukir manis di wajah kalian ketika kalian mengingatnya.
Fiuh, akhirnya postingan ini mau selesai. Hehe.. *gimana sih bikin closing yagn baik? -_- * okedeh. Thanks aja udah mau meluangkan waktu buat baca-baca Bahagia itu sederhana ini. Dan dibalik semua definisi yang ada. Tetep kok, bagiku, Bahagia Itu Sederhana.
See you next time!
yeey! :D
BalasHapusada namaku terpampang disitu:p
makasii, mumumu :*